Sumber foto: kabar24.bisnis.com
ESA POKER - Menteri Pertahanan Indonesia yang juga Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, bersedia mencalonkan diri sebagai calon presiden pada Pilpres 2024. Prabowo tidak menyerah meski dalam tiga kontestasi politik terakhir selalu mendapatkan hasil yang mengecewakan atau kalah.
"Kalau untuk mengabdi dan diberi kepercayan, kesempatan, kenapa tidak? Saya kira semua orang yang cinta Tanah Air kalau diberi kesempatan (menjadi presiden) pasti mau dong," kata Prabowo dalam podcast Close The Door yang disiarkan melalui akun YouTube Deddy Corbuzier, Minggu (13/6/2021).
Prabowo bercanda dengan Deddy tentang pencalonan presiden
Dalam video wawancara berdurasi 58 menit, dengan nada meninggi saat bercanda, Prabowo pernah bercanda dengan Deddy yang sempat dua kali menyinggung pencalonan presiden.
Menanggapi hal tersebut, Deddy menjawab, “kan siapa tahu pak jadi presiden gitu kan? Diaminin aja udah pak.”
"Amin. Wah ini boleh juga nih," kata Prabowo, Deddy tertawa.
Prabowo mengatakan Jokowi telah melakukan tugasnya dengan baik
Kemudian, selama dua tahun menjabat sebagai bawahan Jokowi, Prabowo mengatakan apa yang dilakukan mantan Gubernur DKI Jakarta itu sesuai dengan tugas dan fungsi seorang presiden.
“Sebetulnya Pak Jokowi sudah merintis banyak. Saya orangnya rasional dan objektif. Beliau on the right track. Saya lihat Pak Jokowi kehendaknya jelas, pro rakyat," kata mantan Danjen Kopassus itu.
Namun, menurut Prabowo, birokrasi menjadi masalah yang membuat kinerja Jokowi tidak terlihat maksimal.
“Saya lihat ada beberapa pejabat yang di depan iya-iya, di belakang dilambat-lambatin. Banyak birokrat pintar yang jago cari 20 alasan untuk menyampaikan bahwa proyek ini susah dijalankan. Jadi very slow (pembangunanya),” katanya seraya menambahkan bahwa birokrasi yang rumit akan menjadi salah satu kekhawatiran jika Prabowo menjadi presiden.
Ada banyak faktor yang dipertimbangkan Prabowo untuk mencalonkan diri
Meski memiliki keinginan untuk mencalonkan diri sebagai presiden, Prabowo tetap mempertimbangkan sejumlah faktor agar Pilkada 2024 tidak memperpanjang noktah hitam kontestasi politiknya.
"Faktornya banyak. Dukungan, macam-macamlah. Kita kan gak bisa maju sendiri. Harus ada teman," kata Prabowo.






0 Comments