Esa Poker - Lonjakan kasus COVID-19 di DKI Jakarta semakin terlihat. Penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro di ibu kota juga akan berakhir Senin kemarin.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan akan menggelar diskusi dengan Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) serta Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Namun, Anies menjelaskan, belum bisa dipastikan pertemuan itu akan mengarah pada kebijakan PPKM atau tidak.
"Nanti malam jam 7 akan ada rakor (rapat koordinasi) dipimpin oleh Bapak Menko Perekonomian, nanti kita akan bahas bersama nanti malam," kata Anies di kawasan Jakarta Pusat, Senin (14/6/2021).
PPKM DKI diperpanjang setelah peningkatan kasus pasca libur lebaran
Pemprov DKI Jakarta sebelumnya telah memperpanjang PPKM mikro mulai 1-14 Juni 2021. Saat itu keputusan perpanjangan PPKM dilakukan karena ada peningkatan kasus aktif selama dua minggu.
Peningkatan kasus terjadi karena masyarakat kembali beraktivitas setelah libur Idul Fitri 1442 Hijriah.
Anies mengatakan DKI saat ini memasuki fase genting
Sebelumnya, mantan menteri pendidikan dan kebudayaan itu mengatakan, pihaknya mungkin akan mengambil langkah untuk mengerem jika kondisi di luar kendali. Ia bahkan memprediksi DKI akan memasuki fase genting.
“Bila kondisi sekarang tak terkendali, kita akan masuk fase genting, dan jika fase itu terjadi maka kita harus ambil langkah drastis seperti yang pernah dialami bulan September lalu dan Februari lalu. Kita inginkan peristiwa itu tak berulang,” katanya saat memimpin apel Pendisiplinan Penegakan PPKM Mikro DKI Jakarta di Lapangan Blok S, Jakarta Selatan, Minggu (13/6/2021) malam.
Daftar kasus aktif positif di 25 kelurahan DKI
Hingga Senin (14/6/2021), terdapat 448.071 kasus positif di DKI Jakarta dan 17.444 kasus aktif di DKI Jakarta. Dalam 24 jam ada 2.769 kasus positif baru dan 1.820 kasus aktif baru di ibu kota. Melansir dari situs resmi COVID-19 DKI Jakarta, https://corona.jakarta.go.id/id, berikut daftar 25 kelurahan dengan pasien COVID-19 terbanyak di DKI Jakarta.
Kapuk, Jakarta Barat : 285 kasus
Cengkareng Timur, Jakarta Barat : 194 kasus
Pademangan Timur, Jakarta Utara : 187 kasus
Lubang Buaya, Jakarta Timur : 180 kasus
Kebon Jeruk, Jakarta Barat : 162 kasus
Duri Kosambi, Jakarta Barat : 160 kasus
Palmerah, Jakarta Barat : 156 kasus
Jagakarsa, Jakarta Selatan : 152 kasus
Pejagalan, Jakarta Utara : 144 kasus
Srengseng, Jakarta Barat : 136 kasus
Penjaringan, Jakarta Utara : 131 kasus
Penggilingan, Jakarta Timur : 129 kasus
Pondok Pinang, Jakarta Selatan : 128 kasus
Utan Kayu Selatan, Jakarta Timur : 128 kasus
Tegal Alur, Jakarta Barat : 123 kasus
Pondok Kelapa, Jakarta Timur : 121 kasus
Semper Barat, Jakarta Utara : 119 kasus
Sunter Jaya, Jakarta Utara : 119 kasus
Pegadungan, Jakarta Barat : 115 kasus
Ciracas, Jakarta Timur : 114 kasus
Kelapa Dua Wetan, Jakarta Timur : 113 kasus
Ciganjur, Jakarta Selatan : 110 kasus
Cengkareng Barat, Jakarta Barat : 109 kasus
Sunter Agung, Jakarta Utara : 107 kasus
Bambu Apus, Jakarta Timur : 104 kasus





0 Comments