SELAMAT DATANG DI ESAPOKER.DAPATKAN FREE COIN 20.000 UNTUK DEPOSIT PERTAMA MIN DEPOSIT 20.000.PERMAINAN TEXAS POKER, DOMINO 99 DAN BOLATANGKAS .
Our Games

ESA POKER menyediakan games TEXAS HOLDEM POKER

mainkan game poker online dan domino QQ terbaru

Daftar Sekarang Juga!

Israel Kembali Serang Jalur Gaza Melalui Serangan Udara

 

Ilustrasi, sumber foto: AP Photo

ESA POKERIsrael kembali menggempur Jalur Gaza melalui serangan udara pada Rabu (16/6/2021) pagi. Tentara Israel mengatakan serangan itu dilakukan karena warga Palestina mengirim balon pembakar ke Israel selatan.

Pemadam kebakaran Israel mengklaim balon pembakar menyebabkan 20 kebakaran di lapangan terbuka di komunitas dekat perbatasan Gaza. Namun, tidak jelas apakah ada korban di Gaza akibat pemboman itu.

Dimulai dari kampanye bendera provokatif Israel

Pemerintah baru Israel yang dipimpin oleh Naftali Bennett pada hari Senin menyetujui "provokatif" atau pawai bendera di Yerusalem Timur. Hal ini memicu protes oleh ratusan warga Palestina di Gaza pada hari Selasa.

Demonstrasi berlangsung di tengah rencana Israel untuk secara paksa memindahkan warga Palestina dari lingkungan Sheikh Jarrah. Sebelum pawai, polisi Israel memindahkan puluhan warga Palestina dari luar Gerbang Damaskus Kota Tua.

Sedikitnya 17 warga Palestina ditangkap dan 33 lainnya terluka ketika polisi Israel menembakkan granat kejut di daerah sekitar Gerbang Damaskus.


Palestina akan terus mempertahankan hak-hak mereka di Yerusalem

Seorang juru bicara Hamas mengkonfirmasi serangan Israel. Dia mengatakan kepada Reuters bahwa rakyat Palestina akan terus mempertahankan hak-hak mereka dan tempat-tempat suci di Yerusalem.

Sumber-sumber Palestina mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa serangan itu menargetkan setidaknya satu situs di timur kota selatan Khan Younes.


Gejolak pertama setelah gencatan senjata 21 Mei

Serangan udara tersebut merupakan gejolak besar pertama antara Israel dan Gaza sejak gencatan senjata pada 21 Mei. Sebelum gencatan senjata, konflik bersenjata antara Israel dan Palestina berlangsung selama 11 hari dan menewaskan 256 warga Palestina, termasuk 66 anak-anak. Sebanyak 12 orang di Israel juga tewas oleh roket.

Ini juga merupakan serangan pertama di Gaza sejak pemerintahan koalisi baru Israel, yang dipimpin oleh perdana menteri baru, Naftali Bennett, mengakhiri 12 tahun pemerintahan Benjamin Netanyahu.

Post a Comment

0 Comments